-->
JellyPages.com

Sunday, January 6, 2013

Jangan Mimpi Terlalu Tinggi 
 
Meski sudah banyak diulang-ulang oleh berbagai motivator, sudah ditulis di berbagai buku marketing dan motivasi, tapi tetap aja mimpi bagi sebagian besar orang hanyalah bunga tidur. Bahkan masih ada yang punya anggapan kuno :
“Jangan Mimpi terlalu tinggi, kalau jatuh sakit nanti”
Herannya banyak yang menelan mentah-mentah pepatah ini entah siapa yang memulainya. Padahal kalau mau mengorek-orek lagi sebenarnya banyak hal yang perlu ditanyakan dalam pepatah itu.
Mari mulai dengan kata Mimpi terlalu tinggi. Seberapa tinggi mimpi yang disebut terlalu tinggi itu? Apakah mimpi bisa umroh bersama keluarga dan kedua orang tua termasuk tinggi? Ataukah punya pesawat, helikopter dan tamasya ke luar angkasa yang disebut terlalu tinggi? Tak ada indikator yang jelas. Dan anehnya hanya dengan mengatakan jangan mimpi terlalu tinggi rata-rata kita menafsirkan dengan jangan bermimpi. Nah, makin aneh bukan?
Yang nggak boleh kan mimpi terlalu tinggi, tapi kenapa kok malah ditafsirkan jangan bermimpi? Artinya ada masalah dengan sistem penafsiran kita, atau ada yang salah dengan kejiwaan kita. Kalimat berikutnya juga cukup menampar, kalau jatuh sakit nanti. Oke, seperti apa jatuh dari mimpi itu dan seberapa sakit? Coba jawab! Jatuh dari tempat tidur? Itu sih bukan jatuh dari mimpi. Coba pejamkan mata lalu bayangkan anda punya helicopter pribadi, lalu naik pesawat ulang alik jalan-jalan mengitari bulan. Bayangkan anda makan malam dengan Bill Clinton, Barrack Obama dan pangeran Arab dalam satu meja membicarakan perdamaian Palestina
Lagi asyik-asyiknya berdiskusi, tiba-tiba gempa bumi dan muncul retakan sedalam 100 KM dan anda bertiga terjatuh di lubang itu… Aaaaaaaahhh….. !!
Buka mata anda dan cari bagian mana yang sakit?
Maksudnya bukan gitu mas, bukan sakit fisik tapi sakit hati…
Oke coba periksa apakah anda sakit hati gara-gara nggak jadi ketemu barrack obama yang barusan anda impikan? Saya yakin kalau kita mimpi beneran dalam tidurpun kita nggak akan sakit hati. Santai aja lagi. Ngapain juga sakit hati pada mimpi sendiri.
Jika kita ingat kisah Rasulullah SAW saat perang Khandaq, beliau mengatakan Islam akan menguasai Roma. Islam akan menguasai Persia. Padahal waktu itu perbandingan kekuatan Islam dan Roma adalah seperti tentara negeri kita berbanding Amerika sekarang. Apakah saat itu Rasulullah mimpi terlalu tinggi?
Nah, mulailah mimpikan hal-hal yang anda inginkan dan percayalah benar bahwa suatu saat nanti Allah akan mewujudkannya.
Aamiin Yaa Robbal ‘Aalamiin
Wallahu’alam…

Mario Teguh Golden Ways (MTGW POLL)

"HADIAH UMROH atau CRUISE
www.MTGWPoll.com
Pengumuman Pertama

Sahabat saya yang baik hatinya,

Berkat anjuran baik Anda, dengan berbahagia kami menyampaikan bahwa Anda yang aktif menjawab pertanyaan Poll di www.MTGWPoll.com akan kami umumkan satu pemenang Umroh pada minggu pertama bulan Desember 2012.

Setiap bulan setelahnya kami akan mengumumkan satu pemenang Umroh, untuk jadwal keberangkatan bulan Maret/April 2012. Pemenang adalah Anda yang paling aktif menjawab pertanyaan poll, DAN telah mengisi data lengkap Anda yang SESUAI dengan aslinya.

Program ini berlangsung untuk masa umroh berikutnya – setelah periode Maret/April 2013, sampai pemberitahuan akhir dari program ini, atau peremajaan program hadiah berikutnya.

Jika Anda memilih untuk tidak menggunakan hadiah Umroh dari MTGWPoll. Anda dapat menukarkannya dengan Cruise (perjalanan dengan kapal pesiar di Asia).

Mudah-mudahan Anda ya? yang memangkan hadiah tersebut. Aamiin

Maka daftarkanlah diri Anda – gratis - di www.MTGWPoll.com, dan aktiflah menjawab pertanyaan poll di situ. Jawaban Anda bisa juga kami pilih untuk ditampilkan di MTGW di Metro TV.

Semua kebaikan yang ingin kita capai, mengharuskan kita berupaya.

Terima kasih dan salam super,

Mario Teguh – Loving you all as always

———————-

PS - Pajak hadiah ditanggung oleh pemenang, sebagaimana ditetapkan oleh Pemerintah.

Mumpung jumlah anggota MTGWPoll.com belum banyak, yang berarti kesempata menang lebih besar, segeralah aktif melengkapi sebanyak mungkin pertanyaan poll di www.MTGWPoll.com

Ketetapan Management MTGW Poll mengenai penerima hadiah adalah objektif, jujur, dan final."
— Mario Teguh

Seorang lelaki melamar pekerjaan sebagai office- boy di istana. Staf istana mewawancarai dia dan memberi tugas membersihkan lantai sebagai tesnya.

Ilustration

"Kamu diterima," katanya. "Berikan alamat e-mailmu dan saya akan mengirim formulir untuk diisi dan pemberitahuan kapan kamu mulai kerja."
Lelaki itu menjawab, "Tapi saya tidak punya komputer, apalagi e-mail."

"Maaf," kata staf itu. "Kalau kamu tidak punya e-mail, berarti kamu tidak hidup dan tidak bisa diterima bekerja."

Lelaki itu pergi dengan harapan kosong. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan hanya dengan sedikit uang di dalam kantongnya. Setelah berpikir panjang, ia memutuskan untuk pergi ke pasar & membeli 10 kg tomat. Ia menjual tomat itu dari rumah ke rumah (door-to-door).

Kurang dari 2 jam, dia berhasil melipatgandakan modalnya. Dia melakukan pekerjaan ini tiga kali, dan pulang dengan membawa uang yang cukup untuk hidup beberapa hari. Dia pun sadar bahwa dia bisa bertahan hidup dengan cara ini.

Ia mulai pergi bekerja lebih pagi dan pulang lebih larut. Uangnya menjadi lebih banyak 2x sampai 3x lipat tiap hari. Dia pun membeli gerobak, lalu truk, dan akhirnya ia memiliki armada kendaraan pengiriman sendiri.

Lima tahun kemudian, lelaki yang tekun dan pekerja keras itu sudah menjadi salah satu pengusaha makanan terbesar. Ia mulai merencanakan masa depannya bersama keluarga dan memutuskan untuk memiliki asuransi jiwa.

Ia menghubungi broker asuransi. Sang broker pun menanyakan alamat e-mailnya. Lelaki itu menjawab, "Saya tidak punya e-mail."

Sang broker bertanya dengan penasaran,"Ah anda pasti bercanda, mana mungkin anda bisa sesukses ini kalo e-mailpun anda tak punya?". Lelaki itu menjawab, "Ya saya memang tidak pintar, tapi saya telah membangun ini semua dengan impian dan kerja keras".

"Anda tidak punya e-mail, tapi sukses membangun sebuah usaha besar. Bisakah Anda bayangkan, sudah jadi apa Anda kalau punya e-mail?"

Lelaki itu menjawab, "Ya, saya akan menjadi office boy di istana"

Sahabat-sahabat terkasih, kisah inspirasi ini mengingatkan kita bahwa jangan pernah jadikan keterbatasan yang orang lain ukurkan kepada anda sebagai suatu tolak ukur keberhasilan hidupmu.

Sukses tidak didapatkan karena kita lebih mengetahui sesuatu daripada orang lain, melainkan karena kita TELAH melakukan sesuatu yang tidak orang lain ketahui.

Ada Artikel menurut saya bagus untuk dibaca, dikutip dari TDA community "Bosan terkungkung di perusahaan yang memasung kreativitas?" Mungkin itu salah satu dari sederet alasan mengapa orang hijrah untuk membangun bisnis sendiri. Alasan lain, ingin mereguk kepuasan pribadi, menggenjot pendapatan, mendambakan kebebasan, hingga rindu waktu yang lebih leluasa bareng keluarga. Apapun alasan untuk menyalakan bisnis sendiri, Anda bisa memilih menjadi freelancer atau entrepreneur. Anda termasuk yang mana?

Ada yang salah dengan salah satu dari freelancer atau entrepreneur? Tidak, keduanya dibekali kelebihan masing-masing. Nah, kenapa musti peduli posisi kita apakah menjadi freelancer atau entrepreneur? Tentunya dengan memahami posisi itu, kita bisa ambil ancang-ancang. Apakah setia menjadi freelancer atau akan beranjak menjadi entrepreneur. Berikut perbedaannya, menurut Isabel M Isidro dari PowerHomebiz.com
Menjadi entrepreneur, berarti membangun bisnis hingga lebih besar dari dirinya sendiri, mengundang gelontoran dana pemodal dan mungkin hingga meluncurkan IPO (Initial Public Offering). Pada dasarnya, impian entrepreneur adalah mentransformasikan bisnis mungilnya, menjelma lebih besar atau jika mungkin menjadi konglomerasi. Seorang entrepreneur tak akan segan bekerja ekstra keras, ekstra beban kesibukan kerja, demi mewujudkan impiannya. Bahkan, tak akan jeri menghadapi risiko keuangan dan bejibun tantangan.

Di sisi lain, seorang freelancer lebih mendambakan kebebasan dan pendapatan dari usaha "menjual" dirinya. Freelancer tidak (atau belum) ingin menjalankan organisasi yang lebih besar. Sebaliknya, mereka membangun bisnis dalam skala lebih kecil yang membuatnya lebih nyaman dan lebih bebas. Gagasannya adalah menjadi seorang bos bagi dirinya sendiri itulah yang penting. Tipe pebisnis seperti ini lebih suka menjadi ikan besar di kolam kecil ketimbang menjadi ikan kecil di kolam besar. Memburu investor bukan prioritas bagi seorang freelancer karena pertimbangan tak ingin membagi kontrol atas usahanya. Freelancer tak terlalu ambil pusing dengan bisnisnya yang berputar tak terlalu cepat, karena tak mau pening oleh cawe-cawe pemilik dana pihak ketiga.
Anda seorang freelancer jika tertarik lifestyle yang lebih leluasa, kebebasan mengontrol waktu dan tak terlalu berisiko. Anda sendiri yang memutuskan dan berkuasa penuh, bukan pemodal yang haus akan keuntungan dari dana yang mereka tanamkan. Klienlah yang butuh profesionalitas Anda. Tidak berarti Anda harus bekerja dari dalam kamar atau garasi rumah. Anda bisa punya kantor sendiri ditemani beberapa karyawan. Jika Anda punya PR (Public Relation) agensi dengan sederet publikasi mentereng, Anda tetap seorang freelancer. Kenapa? Karena produk yang ditawarkan berbasis Anda sendiri. Anda punya gawean relatif mapan dan kontrol dalam genggaman sendiri dengan tetap menjadi freelancer.

Sementara, Anda beranjak ke arah entrepreneur jika akan membangun organisasi yang lebih besar dan ingin tumbuh dengan kencang. Karakteristik dari entrepreneur adalah impian meraup pendapatan yang jauh lebih besar. Entrepreneur tidak keberatan berbagi kontrol dengan pemodal atau strategi lainnya agar bisnisnya menggurita. Dan sangat paham bahwa entrepreneurship adalah menantang risiko.
Nah, dengan kejelasan beda antara freelancer dan entrepreneur, Anda akan lebih gampang mengambil posisi dan membidik langkah selanjutnya.

MLM YUSUF MANSYUR


WH Community
Siapa bilang multilevel marketing (MLM) selalu identik dengan jual beli produk. Shalat tahajud pun ternyata bisa dikelola dengan konsep MLM tersebut. Hal itulah yang coba diterapkan oleh lembaga Wisata Hati (WH), pimpinan Ustad Yusuf Mansur.
Ditemui sesaat sebelum mengisi puncak acara milad ke-20 YDSF di WTC Surabaya, beberapa waktu lalu, ustad kelahiran 19 Desember 1976 itu menuturkan konsep MLM yang mulai digagasnya. Yusuf mengatakan sebenarnya MLM yang ia pelopori itu tak jauh berbeda dengan konsep MLM pada umumnya. ”Sama saja seperti MLM pada umumnya. Cuma bedanya, di sini orang bikin downline untuk ngebangunin orang untuk shalat tahajud,” tuturnya dengan logat Betawi.
Lebih lanjut ia menuturkan, dalam MLM tersebut, setiap orang harus membangunkan minimal tiga orang setiap malam Jumat. ”Nanti kalau sudah mencapai level 10 atau level yang paling bawah, jumlah orang yang ikut shalat tahajud dalam satu kelompok itu bisa mencapai 19.800-an orang,” imbuh ustadz muda ini.
Tak hanya itu, untuk menciptakan nuansa yang berbeda saat shalat tahajud, tiap 1,5 bulan sekali, anggota MLM tersebut diajak bertahajud di ruang terbuka. Seperti di daerah pegunungan, di tengah laut (di atas rig kapal), di pinggir pantai, atau bisa juga di halaman masjid besar. ”Nanti kalau sudah rapi, sistemnya akan kami buat. Jadi, nantinya setiap anggota akan mendapat sms reminder. Bahkan kalau memungkinkan kami akan membuat siaran di televisi,” tutur Mansur.
Sayangnya, konsep tersebut hingga kini baru diujicobakan di Semarang dan Boyolali, Jawa Tengah. Namun, ustadz yang juga pimpinan Pondok Pesantren Darul Quran Tangerang, itu berjanji akan segera melebarkan sayap MLM-nya itu ke seantero Indonesia dalam waktu dekat.
”Nanti kami akan mencari simpul-simpul di masing-masing daerah. Selanjutnya, di masing-masing simpul itu kami akan membentuk WH community. Tujuannya ya untuk mengusung tahajud, dan sedekah sebagai kebiasaan positif di masyarakat,” ungkap ustadz yang juga penggagas sinetron Maha Kasih yang beberapa waktu lalu ditayangkan di sebuah stasiun televisi swasta itu.
Ditambahkan dia, anggota WH community itu nantinya juga akan mendapatkan keuntungan yang lain. Yakni berhak mengikuti pendidikan di institut milik WH selama setahun, selain juga berkesempatan untuk menunaikan ibadah umrah maupun haji gratis. ”Model pendidikan di institut itu nantinya akan sama seperti model kuliah dan insyaallah itu sudah setingkat S2. Sementara kesempatan menunaikan ibadah haji atau umrah itu sebagai bonus untuk member get member-nya,” tukasnya.
Sementara itu, materi-materi yang akan diberikan pada peserta pendidikan WH Institut antara lain berupa kajian keislaman baik secara umum maupun syar`i, kajian tafsir tematik, juga fiqih. Meski dikhususkan bagi anggota WH community, Mansur mengungkapkan, tidak menutup kemungkinan orang-orang di luar WH community ikut ambil bagian. ”Yang bikin beda ya harganya. Kalau anggota, mereka cuma perlu bayar Rp 2 juta, itu juga mereka akan mendapatkan bonus pustaka WH yang isinya ada 5 buku. Sementara kalau di luar anggota harus bayar Rp 5 juta. Duit itu untuk mem-back up PPPA (Program Pembibitan Penghafal Al Quran, Red),” pungkasnya.
Ustadz Yusuf Mansur Angkat Bicara mengenai MLM
Berbicara tentang MLM, yang timbul pertama kali di benak mayoritas orang adalah negatifnya. Katanya MLM bisnis Menipu Lewat Mulut, jualan Door to Door, dsb. Itu semua terjadi karena mereka belum mengetahui hakikat MLM yang sebenarnya.
MLM bukanlah cara untuk kaya cepat, tapi adalah salah satu bentuk distribusi barang. Tapi jika cara distribusi barang ini dijadikan pekerjaan yang halal apa ngga boleh? Terlalu naif jika kita mem-vonis bahwa MLM itu HARAM.
Hal kedua yang perlu dijelaskan bahwa banyak MLM khususnya di negeri kita yang menerapkan peraturan (baca: marketing plan/MP) yang tidak adil bagi member2nya. Maksud saya, marketing plan dibuat untuk memperkaya perusahaan MLM atau pemilik perusahaan MLM ataupun pemilik Support System MLM . Terlalu banyak syarat-syarat yang ditentukan/dibebankan kepada member yang pada akhirnya memberatkan/mencekik member yang bersangkutan. Sehingga pada akhirnya muncul apa yang orang awam katakan bahwa yang pertama kali masuklah yang berhasil, atau secara general kita katakan marketing plannya berbentuk pyramida. Bagaimana jika ada MLM yang menerapkan hal sebaliknya? Marketing Plan dibuat lebih berpihak kepada member ? Apakah itu bisa digolongkan Haram? Wallahualam.
Hal yang ketiga, mayoritas MLM di negeri kita mengajak calon member bergabung dengan cara menggugah emosionalnya. Ini sama hukumnya dengan judi atau lotere. Belum apa-apa sudah di iming-imingi kemewahan seperti Mobil Mewah, Rumah Mewah, Trip ke Luar Negeri bahkan Perjalanan Ibadah. Kalau MLM semacam ini sangat wajar jika kita cap MLM HARAM, tapi bagaimana jika ada MLM yang tidak menerapkan hal semacam ini? Apakah kita juga jadi ikut2an latah mem-vonis bahwa MLM itu HARAM?
Keempat, mayoritas pula MLM di negeri kita menunda-nunda pembayaran bonus atau menetapkan pembayaran bonus yang terlalu lama dengan nilai bonus yang kecil, ada bahkan sampai 1,5 bulan baru membayarkan bonus/hasil keringat member yang bersangkutan. Bagaimana jika ada MLM yang belum habis capeknya bekerja atau belum kering keringat si member, hasil kerjanya sudah dibayarkan? Bukankah itu lebih bernilai agama/humanis/islami?
Kelima, mayoritas pula MLM di negeri kita membodoh-bodohi member dengan membuat perhitungan bonus di MP yang sangat rumit sehingga membuat member kebingungan bahkan tidak bisa menghitung dan memprediksi besaran bonus yang akan diterima. Bagaimana jika ada MLM yang mempermudah member dalam hal mengetahui berapa hal yang akan dia peroleh (transparansi perhitungan bonus)???
Semoga sedikit uraian saya diatas bisa menambah wacana berpikir kita tentang MLM, sehingga bisa mem-filter dan membentengi kita dari bisnis setan berkedok MLM, yang justru malah jauh dari pengertian MLM yang sebenar-benarnya.
Diskusi lebih lanjut dengan topik ini sangat saya harapkan.
Wassalam, Yusuf Mansur

7 DIMENSI KESUKSESAN


7 Dimensi Kesuksesan E-Miracle :
1. Keimanan
2. Keilmuan
3. Kesehatan
4. Kesejahteraan
5. Waktu
6. Sosial
7. Dakwah
Tujuan Utama Sukses :
Sholat Tepat Waktu
Sholat Berjamaah
Perbanyak Ibadah
Berkunjung Saudara
Sedekah
Amal Jariyah
Infaq
Tujuan Utama E-Miracle :
Memudahkan masyarakat belajar bersama Ust.Yusuf Mansur selama 24 jam.
Memudahkan masyarakat berangkat Umroh dan Haji bersama Ust.Yusuf Mansur.
Omset Perusahaan Amal Usaha E-Miracle dialokasikan untuk Program Pembibitan Penghapal Alquran (PPPA)
Mari saatnya menjadi muslim yang sejahtera, sehat dan berkah
Ajak, Rawat dan Uswatun Hasanah


Semua bisa jadi pengusaha...^_^
Untuk daftar, silahkan klik LINK dibawah,
GRATIS!!
http://www.joinsyariah.com/?id=reza_SA 

Untuk yang serius, silahkan pesan paketnya...

Info Tentang E-Miracle : http://www.e-miracle.com/

Tuesday, January 1, 2013


Pil KB laris dibeli muda-mudi di tahun baru

JOMBANG  - Jika tahun sebelumnya, alat kontrasepsi jenis kondom laris manis pada malam tahun baru, kali ini giliran alat kontrasepsi berupa pil KB yang diserbu pembeli. Hal itu terjadi di sejumlah apotek di Jombang, Senin (31/12/2012) petang.
"Permintaan kondom cenderung stagnan jelang tahun baru kali ini. Yang mengalami lonjakan justru penjualan pil KB. Jika pada hari biasa hanya ada tiga pembeli pil KB. Namun mulai Sabtu kemarin setidaknya ada 20 pemuda pemudi yang membeli pil KB," kata salah satu penjaga apotek di kawasan Peterongan Jombang seperti dilansir beritajatim.
Menurutnya, jenis pil KB yang banyak diminati adalah andalan dan planotap. Tingginya penjualan pil KB itu juga dirasakan sejumlah apotek dalam kota. "Rata-rata perhari ada lima pembeli pil KB," kata Wahyono, salah satu penjaga apotek yang ada di dalam kota Jombang.
Wahyono menjelaskan, permintaan pil KB itu lebih tinggi dibanding dengan permintaan kondom. Sebab rata-rata per hari, hanya ada dua sampai tiga orang yang beli kondom. Kondisi itu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Ia mencontohkan, tahun lalu menjelang tahun baru dia bisa menjual belasan kondom dalam sehari. Pembeli kondom tidak hanya datang dari kalangan dewasa. Melainkan juga para remaja bahkan pelajar. Namun sekarang ini, pihaknya lebih selektif dalam menjual kondom. "Kalau kita lihat masih belum cukup umur, pembelian kondom tidak kita layani," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris MUI (Majelis Ulama Indonesia) Jombang, KH Junaidi Hidayat mengaku khawatir tren peningkatan penjualan pil KB maupun kondom itu digunakan untuk hal-hal yang cenderung negatif dalam merayakan pergantian tahun. Untuk itu ia menghimbau kepada para orang tua agar senantiasa mengawasi anaknya dalam perayaan tahun baru.
"Padahal, cara yang paling bagus untuk menyambut pergantian tahun adalah melakukan introspeksi. Bukan sebaliknya, mengisinya dengan perbuatan negatif," kata pengasuh Ponpes Al Aqobah, Diwek, Jombang ini. (bilal/arrahmah/voa-khilafah)